Home >> Faq >> Prinsip Food Hygiene
Prinsip Food Hygiene
Saya melihat banyak pertanyaan tentang masalah food hygiene di milist ini, sehingga saya ingin sedikit sharing prosedur untuk Food Hygiene di perusahaan tempat saya bekerja.
d e p e z a h r i a l /
Mon May 2014, 01:05
Buku MPASI Perdana Cihuy!

Tulisan ini merupakan tulisan dari dr. Yossi Arioseno, teman dan juga moderator milis MPASIRumahan. Makasih sudah berbagi dengan kami ya, Yos!

Dear Moms and Dads,

Saya melihat banyak pertanyaan tentang masalah food hygiene di milist ini, sehingga saya ingin sedikit sharing prosedur untuk Food Hygiene di perusahaan tempat saya bekerja.

Menurut WHO, ada 5 kunci keamanan pangan, yaitu:
1. Jagalah kebersihan
2. Pisahkan pangan mentah dari pangan matang
3. Masaklah dengan benar
4. Jagalah pangan pada suhu aman
5. Gunakan air dan bahan baku yang aman

Mengapa diperlukan Food Hygiene n Sanitasi?
1. Mencegah bahaya biologis/kuman (bakteri, virus, jamur, parasit)
2. Mencegah bahaya kimia yang bisa berasal dari racun buatan (pestisida,
pengawet) ataupun racun alami (hewan n tumbuhan yang beracun)

Kuman bisa berada di makanan/bahan pangan dari mana-mana moms, mulai dari sumber
makanan, tempat pembelian/pengepul, transportasi, penyimpanan, pengolahan, sampai penyajian. Kontaminasi kuman bisa terjadi di setiap titik diatas.

Untuk mencegah Food-Borne Illness, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan,
antara lain:


- Memperbaiki cara membeli dan memilih makanan.
- Perhatikan suhu makanan saat membeli,
- Makanan beku (-18C)
- Daging/ikan segar pada kondisi dingin (<5c br="">Dairy produk (<5c br="">

Cara memilih daging segar.
Yang diterima: daging sapi warna merah teran seperti cherry, daging kambing
merah muda, tekstur daging kembali (membal) setelah disentuh.

Yang ditolak: daging warna coklat, coklat kehijauan, hijau, bintik-bintik ungu, hitam, putih, atau hijau, tekstur kurang lentur, lengket, atau kering, berbau asam/anyir

Cara memilih ikan segar.
Yang diterima: insang merah cerah, kulit cerah mengkilat, mata cerah, bersih dan
penuh, tekstur daging keras dan kembali (membal) setelah ditekan.

Yang ditolak: warna insang keunguan, buram, kulit kering dan tidak mengkilat,
bau amis/ammonia, mata berawan, ada lingkaran merah, cekung, tekstur lembut, dan
berbekas waktu ditekan

Cara menyimpan makanan
Makanan harus tertutup dengan plastic wrap atau wadah yang tertutup saat
dimasukkan ke chiller/freezer, untuk mencegah kontaminasi ke makanan lain.
Mayonaise, susu, keju, harus masuk ke chiller saat tidak digunakan.

Pengolahan makanan
Tidak membuat makanan yang setengah matang (seperti telur setengah matang)
Tidak membiarkan bahan makanan di udara terbuka lebih dari 4 jam

Penyajian makanan
Prinsipnya, makanan panas disajikan panas, makanan dingin disajikan dalam
keadaan dingin

Yang sering dilupakan, kebersihan water dispenser, water dispenser harus rutin

dibersihkan, karena air merupakan media yang subur untuk kuman.

Semoga sedikit hal diatas bisa berguna.

Jangan lupa untuk membeli dan membaca tuntas buku "MPASI Perdana Cihuy" dari komunitas ini, di sana banyak terdapat info dan pedoman praktis dengan bahasa yang mudah dimengerti untuk memulai acara makan-makan pada bayi ini. Termasuk ada tabel AKG (angka kecukupan gizi), URT (ukuran rumah tangga, lengkap dengan hitungan kalori bahan makanan), contoh skema/jadwal pemberian MPASI, serta 20 resep kece yang mudah dipraktikan :)


Tersedia di toko buku Gramedia dan toko buku online :)


Salam Cihuy! 

comments powered by Disqus